Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Desember 2013

Tugu Peringatan Kecelakaan (Traffic Accident Memorial) Tanjakan Cicenang Ciater Subang


Sobat Jangseu....buat kamu yang mau ke Bandung  atau lewat jalan tanjakan cicenang, pasti merasa ada  sesuatu yang baru di wilayah ini, ya sekarang atau tepatnya di turunan tanjakan cicenang kalo dari arah bandung sebelah kiri, ada TAM atau Traffic Accident Memorial, yang kalo dialih bahasakan dinamakan  Tugu Peringatan Kecelakaan, tugu ini dibuat sebagai bentuk peringatan  pengguna jalan agar lebih berhati-hati dalam menggunakan kendaraannya khususnya kendaraan roda 4.

Dibangunnya TAM ini dilatar belakangi dari masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Tanah Air dan Kab. Subang, yang kemudian mendapat perhatian serius dari pihak Kepolisian, Satlantas Polres Subang bersama Jasa Raharja Purwakarta menggandeng mitra terkait (Rumah Sakit Etaham Purwakarta & PT Sari Ater Subang) membangun tugu peringatan kecelakaan atau Traffic Accident Memorial (TAM) sebagai upaya guna menekan angka kecelakaan di daerah rawan laka di wilayah Kab. Subang.



Selain di Ciater TAM ini juga ada di  Jalan Pantura tepatnya di Kp. Batangekspres Kec. Sukasari Kab. Subang.Karena warna tugu dan bangkai kendaraan yang mencolok, membuat tugu TAM ini  menjadi pusat perhatian pengendara yang melintas 

Tanjakan Cicenang di Kecamatan Ciater arah Subang menuju Bandung termasuk rawan kecelakaan karena jalan yang menurun dan berkelok bila dari arah Bandung – Subang serta minimnya cahaya kalau malam hari sehingga sering terjadi kecelakaan yang banyak menimbulkan korban.


So... jadi hati-hati  ya, jalur ini memang ada 3 lajur, 2 menanjak dan 1 menurun, sayangnya di lajur yang menurun ada bagian jalan yang berlubang dan sangat berbahaya, contohnya di depan SPA Gracia, penulis masih melihat jalan yang tidak rata-dan bolong lho... jadi ati-ati ya...

Rabu, 04 Desember 2013

Instalasi Tower baru Radio Benpas, setelah ambruk dihajar backhoe

Bulan juni kemarin, ada hal yang sangat mengejutkan  terjadi di kantor kami, bagaimana tidak tower antenna radio kami, setinggi 50 meter  rubuh seketika oleh backhoe (padahal ada 8 antena pemancar, relay dan sekitar 2 meter saluran radio komunikasi jarak pendek yang nempel di towe belum lagi rotator)...

weleh..weleh kumaha caritana nepi ka ambruk...?, ameh objektif dipasihan tulisan kang daly Galamedua weh nya....


SUBANG (GM) - Tower antena radio setinggi 50 meter milik Pemkab Subang, Benpas FM di Jln. S. Parman Subang ambruk akibat salah satu kabel pemancang tower tersabet alat berat, Kamis (13/6) pukul 9.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta, berikut backhoe yang juga terbakar akibat terguling.

Saksi mata, Andri (Teknisi) dan Toto (Kasubbag TU) yang kebetulan menyaksikan backhoe digunakan mengeruk saluran irigasi di samping radio mengaku kaget. Sebelumnya mereka meminta operator untuk berhati-hati karena di atas saluran ada kawat layer dari tower.

"Belum jauh meninggalkan lokasi, terdengar suara kawat baja putus, diikuti dengan robohnya antena. Rupanya alat berat itu menyentuh bagian tali pengikat tower hingga ikut tertarik," ujarnya.

Namun setelah mengetahui antena ambruk, operator alat berat itu terus bergerak ke lokasi lain. Setelah itu, di belakang bangunan bakal kantor PBB terlihat kepulan asap. Ternyata backhoe terguling dan bagian mesinnya terbakar. "Kita segera mengontak pemadam kebakaran karena kepulan asap cukup pekat hingga sempat membuat panik warga," kata Ketua RW 05, Kel. Soklat, Rudi.

Kepala UPTD Benpas FM, Jajang Haryasasmita segera mendatangi kantor Dinas Bina Marga dan Pengairan karena pelaksana proyek pengerukan dinilai lalai. "Jelas kita dirugikan karena tidak bisa mengudara, tower berikut antene link FM, rotator set, power divider, dan sistem antipetir tak dapat digunakan lagi. Sedangkan bangunan yang baru direhab tidak begitu rusak berat," ujarnya.

Jajang akan berusaha maksimal melakukan penjajakan dengan teknisi Benpas FM agar dapat mengupayakan siaran darurat. Sebab memasuki bulan Mei hingga akhir tahun agenda terbilang padat, mulai dari pilkada hingga program lainnya. "Yang penting dapat siaran, walaupun belum maksimal karena bagaimanapun Benpas milik Pemkab Subang," tambahnya.

Kepala Dinas Binas Marga Pengairan Kab. Subang, H. Umar didampingi Kabid Pengairan dan Kabag Organisasi Pemkab Subang, H. Triyanto meminta maaf atas peristiwa tak terduga ini. "Kita akan melaporkan secara resmi kepada bupati dan tentu saja dicari solusinya agar dalam jangka waktu tertentu tower dapat berdiri kembali dan Benpas FM tetap mengudara," kata Umar

Read http://www.klik-galamedia.com/tower-antena-benpas-fm-ambruk-disabet-backhoe


Sudah jelas kan kronologisnya.....gimana sampai ambruk begitu...

Setelah berbulan-bulan menggunakan beberapa batang tower sewaan yang tingginya gak lebih dari 25 meter, akhirnya minggu kemarin telah dilaksanakan instalasi baru tower Radio Benpas.

Pihak penyedia tower ini berlokasi di Bekasi, dan sebelum pemancangan tower sebelumnya  mengadakan pengukuran (survey meureun nya) lapangan, untuk menentukan koordinat pemancangan tiang dan pemancang sling...

ada unek-unek sebetulnya dari pihak penyedia jasa tower, sewaktu kedatangan pertama untuk survey lapangan, di Kota Subang, mereka mengaku kena tilang oleh pihak kepolisian, karena tidak mengetahui jalan dari pegadaian ke arah Bank Jabar kalo siang itu satu arah, terpaksa harus berurusan dengan pihak polantas dengan denda yang diminta Rp. 500.000, itupun kabarnya belum di "nego",  wallahualam bissawab sampai detik ini gak tau juga tuh kabarnya soal dendanya (dibayar henteu nya..? da ci akang nu di tilangna can bebeja deui)...

pengukuran  letak pancang sling yang pertama ternyata gagal, karena koordinat titik pancang (menurut site plan) ada yang berada di tempat rencana halaman parkir Gedung Kantor Pajak, terpaksa pengukuran dan pengecoran tiang diulangi kembali (pasti  rugi tah nu masang towerna),
akhirnya setelah pengukuran pas dan pengecoran selesai, datanglah tower  baru  untuk menggantikan tower sewaan yang tingginya gak ada setengah dari yang baru...




Kawat kawat sling....

Mr.. i dont know his name



akhirnya sudah jadi instalasinya, tower baru setinggi 60 meter siap untuk dipasang antenna OMB asli dari Italia, (menurut info masih di pabean, sedang pemeriksaan)...

Semoga tower baru dan antenna baru, membawa kualitas siaran yang lebih baik yang disertai dengan perbaikan dan peningkatan mutu siaran maupun SDM nya...(mudah..mudahan)

List Lagu Pilihan

Soundcloud tampil baik dengan Chrome (gak muncul? ganti browsernya)

Hubungi Saya

Online tidak setiap saat, Text aja 081220350360


© JangSeu..! All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates